Bagaimana Negara Memandang tentang Aborsi?

oleh -53 views

Jika tindakan aborsi ini dilakukan secara ilegal maka ada tiga unsur yang terlibat dalam urusan ini. Unsur-unsur tersebut diantaranya:

  • Subjek : Si Wanita yang hamil atau orang lain yang mendapat perintahnya.
  • Sengaja : Artinya tindakan aborsi ini memang ada niat dan dilakukan dengan dalam keadaan sadar.
  • Menggugurkan : Maksud menggugurkan disini sama dengan mematikan kandungannya.
  • Tanpa Ijin Wanita hamil : Hal ini maksudnya tindakan aborsi yang dilakukan tanpa persetujuan dari pihak wanita yang menyebabkan kematian.
  1. Hukum Aborsi Ilegal Berdasarkan UU no 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan

Pada undang –undang ini yang telah disahkan karena mengganti UU no 23 tahun 1992 menjelaskan bahwa hukum aborsi yang dilakukan secara ilegal lengkapnya bisa melihat Pasal 75:

Dalam pasal ini menjelaskan bahwa setiap orang secara jelas dan terang tidak berhak melakukan tindakan aborsi. Namun masih ada indikasi khusus yang dikecualikan seperti:

  • Kedaruratan medis. Jika ada kedaruratan medis maka bisa melakukan tindakan aborsi, yang jika tidak dilakukan ini bayi tetap tidak akan hidup karena suatu penyakit si ibu.
  • Karena perkosaan. Jika karena hal ini menyebabkan trauma yang mendalam maka bisa dilakukan aborsi. Namun hal ini dilakukan setelah melakukan penasehatan dan konseling.

Berdasarkan penjelasan diatas untuk hukum aborsi ini masih terjadi pro dan kontra. Ada yang mengutamakan kehidupan janin dan ada yang lebih mengutamakan kesehatan baik jiwa atau raga sang ibu hamil. Dalam KUHP tetap tidak bisa membenarkan adanya aborsi ini. Sedangkan berdasarkan UU no. 36 tahun 2099 tentang Kesehatan membolehkan tindakan. Dibolehkan aborsi dalam hal medis juga ada syarat dan ketentuan yang berlaku. Meski masih ada selisih pendapat namun tindakan aborsi ini demi keselamatan jiwa sang ibu sudah berjalan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *