4 Fakta Unik yang Benar-benar Terjadi di Komunitas Info Cegatan Jogja

51 views
Logo Info Cegatan Jogja
http://citralekha.com

JOGJA POST — Bagi anda yang memiliki akun media sosial seperti Facebook dan Instagram, apalagi berdomisili di Yogyakarta. Tentu anda tidak asing dengan akun yang satu ini, Info cegatan Jogja (ICJ). Pada awal terbentuknya, ICJ hadir sebagai sebuah grup di media sosial Facebook.

Dari awal terbentuk pada September 2013 hingga saat ini, tercatat anggota dalam grup ini sudah mencapai 180 ribu akun sosial media. Awalnya, grup ini berisi oleh sekumpulan pengguna sepeda motor di Yogyakarta yang saling berbagi info razia kendaraan.

Kata ‘Cegatan’ dalam bahasa jawa memiliki makna sebagai razia kendaraan yang biasa dilakukan oleh Polisi Lalu Lintas Indonesia. Lewat grup ini para pengendara sepeda motor bisa menyiapkan surat-surat atau kondisi kendaraan sehingga lebih waspada menghadapi razia.

Seiring berjalannya waktu, grup ini berubah manjadi grup yang menampilkan berbagai infromasi seputar kota Yogyakarta. Mulai dari razia kendaraan, kehilangan, pencurian, begal hingga berbagai aksi sosial seperti galang dana dan kerja bakti.

Beragam informasi yang tersaji dalam grup tersebutlah yang mungkin menjadikan banyak dari warga Yogyakarta yang bergabung disana. Sayangnya, untuk bergabung dalam grup facebook ICJ anda harus menunggu konfirmasi selama beberapa hari terlebih dahulu.

Hal ini menunjuka sisi keseriusan pengelola grup dalam memfilter informasi yang boleh disampaikan di grup. Jika anda ingin bergabung, pertama kali sbeelum di konfirmasi anda akan disuguhkan dengan rentetan aturan grup yang harus di patuhi.

Peraturan Persetujuan Bergabung ke Group Info Cegatan Jogja

Dilarang melakukan KEGIATAN PROMOSI / KOMERSIAL dengan modus apapun.
Lebih jelasnya silakan baca dahulu KIRIMAN YANG DISEMATKAN
Mohon tidak membuat kiriman ucapan terima kasih sudah diterima bergabung.
Utamakan informasi, bukan status pribadi.

Lebih lengkapnya lagi anda bisa langsung mengunjungi grup ICJ yang ada di facebook. Selain facebook, ICJ juga memiliki akun instagram dengan nama @infocegatan_jogja. Kepopuleran grup ini memancing munculnya banyak akun palsu atas nama ICJ.

Oleh karena itu, jika anda ingin terkoneksi dengan akun ICJ, pastikan untuk melakukan cek dan kroscek. Satu hal yang perlu diingat adalah ICJ hanya menampilkan informasi-informasi penting seputar Yogyakarta dan tidak melalukan kegiatan komersil.

Beberapa alasan kenapa member grup ICJ betah bergabung dalam grup tersebut :

1. Ada banyak sekali informasi yang didapatkan

Berawal dari informasi razia kendaraan, laka lantas, begal hingga berbagai aksi sosial yang ada di Yogyakarta. Percaya atau tidak anda bahkan bisa mendapatakn informsi seputar orang-orang yang membutuhkan bantuan.
Untungnya, setiap informasi yang disampaikan di grup ICJ selalu dimonitor dan di kontrol oleh Antok dan tim. Sehingga anda tidak perlu mengkhawatirkan info-info tidak penting atau tidak jelas bertebaran di grup.

2. Pengelolaan grup yang baik

Berbeda dengan kebanyakan grup pada umunya, Antok sebagai pendiri tidak lantas melepaskan grup begitu saja. Ia bahkan membentuk tim yang terdiri dari ketua, wakil ketua dan sekretaris untuk mengelola grup.

Antok dan pengurus lainnya juga tidak pernah lupa mengingatkan untuk patuh dalam berkendara. Jadi bukan menghimbau masyarakat untuk menghindari razia melainkan mengingatkan masyarakat agar tertib berkendara sehingga aman saat ada razia.

3. Budaya bertegur sapa saat saling jumpa

Tak hanya aktif di dunia maya, ICJ juga aktif di dunia nyata, misalnya dalam aksi-aksi sosial di sekitar Yogyakarta. Sejak awal terbentuk Antok, sering mengadakan pertemuan atau yang akrab disebut kopdar antar member ICJ.

Lewat pertemuan tersebutlah member ICJ bisa saling mengenal satu sama lain. Identitas lain yang dimiliki member ICJ adalah, stiker di slebor motor. Biasanya sesama member ICJ akan saling membunyikan klakson saat bertemu di jalan.

4. Keberadaan ICJ dianggap mampu meringankan tugas polisi

Seperti yang sudah disampaikan, bahwa dalam grup ICJ sering disampaikan informasi seputar jalan di Yogyakarta. Seperti razia dan laka lantas, ternyata hal tersebutlah yang membuat ICJ dianggap membantu kerja kepolisian Indonesia.

Selain menghadirkan informasi seputar lalu lintas di Yogykarta, ICJ ternyata juga pernah mendirikan posko mudik. Posko ini berdiri di perbatasan DIY dan Jateng, yaitu di kawasan Candi Prambanan dan Jl Wates KM 7.

Demikianlah beberapa manfaat yang secara otomatis anda dapatkan jika bergabung dalam grup ICJ. Sudah disinggung sebelumnya bahwa ICJ kini hadir di facebook dan Instagram. Dua media sosial ini tentunya memiliki perbedaan yang berdmapak pada anggota grup.

Misalnya jika bergabung di Instagram sebagai followers akun @infocegatan_jogja, anda masih bisa mendapatkan berbagai informasi terupdate seputar Yogyakarta. Bedanya dengan grup facebook adalah interaksi yang anda berikan memiliki batasan.

Di Instagram, anda masih bisa mendapatlan update informasi terbaru dan juga bisa memberikan komentar. Sayangnya, anda hanya bisa mendapatkan informasi hanya dari postingan yang diunggah oleh admin atau pemegang akun.

Sementara di facebook anda bisa mendapatkan informasi dari setiap member sesuai dengan syarat dan ketentuan yang disepakati oleh seluruh anggota. Anda juga bisa membagikan informasi, mengomentari unggahan, dan membagikan ke halaman facebook anda.

Bisa dikatakan bahwa interaksi di grup facebook ICJ lebih interkatif dibandingkan dengan interaksi di Instagram. Meskipun begitu, anda masih bisa mengirimkan informasi melalui direct message (DM) instagram agar di unggah oleh admin.

Meskipun memiliki beberapa perbedaan dan batasan namun kedua akun ICJ selalu mengunggah hal-hal postif dan bermanfaat bagi pengikutnya. Satu hal lagi yang patut diapresiasi dari hadirnya akun ICJ adalah, tidak adanya kepentingan komersial.

Baik dari jajaran pemilik akun maupun anggota grup, kedua belah pihak tidak diperkenankan untuk mengeruk keuntungan komersil dari akun ICJ. Bisa dilihat dari jajaran pengurus Antok sengaja tidak menyematkan posisi bendahara.

Posisi bendahara dianggap tidak terlalu dibutuhkan karena keungan dalam grup ICJ dikelola bersama dan transparan. Wah,, ternyata grup ini benar-benar di manajemen dengan baik oleh Antok dan tim sehingga banyak hal-hal bermanfaat yang bisa dipetik dari grup ini.

Tidak hanya Yogyakarta, mungkin daerah-daerah lainnya bisa meniru keberadaan grup media sosial yang memberikan manfaat untuk banyak orang. Berkembangnya teknologi memang membawa pengaruh pada kehidupan sehari-hari termasuk pada hal penyampaian informasi.

Lebih menyenangkan lagi ketika kita bisa memberikan timbal balik secara langsung dalam informasi yang disampaikan melalui media yang berkembang saat ini. Misalnya media sosial yang mulai menjamur saat ini.

Meskipun perkembangan teknologi dan media sosial tidak dibarengi dengan penggunaan yang bijaksana alias ada banyak juga akun media sosial yang justru memberi dampak negatif. Karenanya pengawasan dan penyaringan tetap diperlukan dalam penggunaan media dna teknologi.

Berbicara mengenai kebijakan penggunaan media dan teknologi, ICJ justru hadir sebagai contoh akun yang memberikan manfaat bagi pengikutnya. Mulai dari peraturan ketat, tidak adanya kepentingan komersil dan penyaringan informasi yang termanajemen.

Akhir kata, cukup sekian beberapa hal yang bisa anda petik dari hadirnya akun ICJ di jejearing sosial media. Selamat mencoba dan jangan lelah untuk berbagi manfaat dan kebaikan..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *