Lama Pemulihan Total Seseorang Pasca Infeksi Covid-19 Menurut Studi Terbaru

oleh

Lama Pemulihan Total Seseorang Pasca Infeksi Covid-19

Lama Pemulihan Pasca Covid-19 (Gambar: Pixabay/Fancycrave1)

Bagi penyintas Covid-19 lamanya waktu penyembuhan saat ini diperkirakan sekitar dua minggu bagi gejala ringan maupun asimtomatik. Namun itu sangat bergantung pada daya tahan tubuh yang berarti setiap orang berbeda-beda. Terlebih gejala Covid-19 tidak akan hilang begitu saja meskipun badan sudah membentuk daya imun sekalipun.

Bahkan saat ini masih banyak ditemui kasus orang-orang yang menderita kasus “Long Covid”. Kasus ini banyak didefenisikan oleh praktisi medis sebagai gejala Covid yang tidak hilang lebih dari 12 minggu. Jadi, sebetulnya berapa lama pemulihan tubuh sebenarnya pasca infeksi Covid-19?

Mengutip dari Science Alert (9/7/21), lama waktu yang dibutuhkan tubuh seseorang untuk pemulihan total pasca Covid-19 adalah dua sampai tiga bulan. Hasil ini didapat setalah para peneliti menghitung berdasarkan data detak jantung dan kesehatan.

Kesimpulan ini tertuang dalam jurnal berjudul “Assesment of Prolonged Physiological and Behavioral Changes Associated with COVID-19 Infection”. Penulis utamanya adalah Jennifer M. Radin, epidemiolog Scripps Research Translational Institute yang berbasis di California, AS.

Lama Pemulihan Total Seseorang Pasca Infeksi Covid-19

Uniknya, data dalam penelitian ini diambil dari penggunaan jam tangan pintar (smartwatch) yang dapat merekam detak jantung per menit. Selain itu para peneliti mengambil data dari alat lain yang dipasang kepada relawan.

Data yang diambil memiliki dua jenis data, yaitu data fitnes harian dan sensor kesehatan. Ada 641 relawan yang merupakan orang yang tidak terinfeksi virus Covid-19 namun sakit. Data ini dikomparasi dengan data dari 243 relawan yang telah terpapar virus tersebut.

Sebelumnya studi-studi awal banyak yang mengaitkan Covid-19 dengan efek jangka panjang kedua organ tersebut. Relawan yang telah terinfeksi Covid-19 menunjukkan perubahan dalam detak jantung, pola tidur dan aktivitas fisik yang terhenti dalam waktu yang lama. Hal inilah yang menarik bagi peneliti dikarenakan terdapat hubungannya dengan kesehatan kardiovaskular, yang dipengaruhi oleh jantung dan paru-paru.

Hasilnya ditemukan bahwa seseorang yang terinfeksi Covid-19 baru akan pulih detak jantung normalnya setelah dua minggu atau setengah bulan. Namun khusus untuk yang bergejala berat, hal ini baru akan pulih setelah empat bulan lamanya.

Sedangkan untuk pola tidur seseorang yang telah terinfeksi Covid-19 baru akan kembali pulih dan normal dalam waktu lebih dari sebulan.

“Data sensor perangkat dari jam pintar dan jejak aktivitas memberikan sebuah banyak data tentang dasar (kesehatan) individu, dari waktu istirahat detak jantung dan pola tidur menuju level aktivitas yang normal,” kata Jennifer M. Radin epidemiolog Scripps Research Translational Institute.

“Data ini memberikan kita pemahaman baru dan terbaik untuk mengukur bagaimana perubahan tubuh selama infeksi dan bagaimana mengembalikannya, yang mana sangat penting untuk penyakit baru seperti Covid-19 yang masih kami pelajari sampai saat ini.” Tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.