Menggunakan Dua Masker, Bisa Mengurangi Penularan dan Aturan Pemakaiannya!

oleh

Menggunakan Dua Masker

Menggunakan Dua Masker (Gambar: CDC)

Penularan Covid-19 utamanya varian Delta dan Delta Plus menjadi salah satu konsentrasi tenaga kesehatan di semua negara saat ini. Varian ini disinyalir lebih menular dan lebih berbahaya bagi manusia dikarenakan mutasi genetiknya. Terbukti, beberapa negara melaporkan peningkatan kasus termasuk di Indonesia.

Itulah mengapa beberapa hari yang lalu, pemerintah melalui Satgas Penanganan Covid-19 menganjurkan untuk menggunakan dua masker secara langsung. Hal ini juga dilakukan untuk merespon masih banyaknya orang yang tidak menggunakan masker. Namun seperti apa mengenakan dua masker secara langsung beserta cara pemakaiannya?

Menggunakan Dua Masker, Apa Saja yang Harus Anda Ketahui

Kami mencoba merangkum apa saja yang harus dilakukan ketika menggunakan dua masker secara langsung. Berikut beberapa hal yang harus anda ketahui ketika mengenakan dua masker:

  1. Apa Itu Dua Masker?

Sesuai namanya, dua masker artinya mengenakan dua masker berbeda secara bersamaan. Bukan satu masker yang terdiri dari dua lapis, melainkan dua masker sekaligus seperti masker medis dan masker kain.

Jadi intinya kita menggunakan dua masker berbeda yang dipasang bersamaan untuk perlindungan pribadi dari virus. Tujuannya yaitu untuk memaksimalkan penggunaan masker secara lebih efektif dan aman.

  1. Mengapa Dua Masker?

Pada awal pandemi Covid-19, hal ini memang belum pernah disarankan sebelumnya oleh para ahli. Namun, belakangan dikarenakan adanya varian mutasi yang menyebar lebih masif daripada virus Covid-19 sebelumnya, penggunaan dua masker mulai dipertimbangkan.

Alasan paling umum dari penggunaan dua masker ini adalah keefektivitasannya. Penggunaan satu masker kenyataannya tidak menjamin bahwa transmisi virus bisa berhenti, meskipun anda mengenakan masker masker medis maupun N95 sekalipun. Oleh karena itulah penggunaan dua masker sekaligus atau dobel masker lebih disarankan baik oleh para ahli maupun lembaga kesehatan.

  1. Aturan Utama: Masker Bedah X Masker Kain

Dilansir dari CDC, terdapat ketentuan dalam menggunakan dua masker ini. Pertama, anda harus menggunakan masker bedah dengan masker kain. Format inilah yang paling direkomendasikan para ahli agar masker menjadi efektif.

Kedua, anda harus memastikan bahwa penggunaan dua masker ini memang masker yang pas dengan bentuk muka anda. Anda harus memastikan bahwa dua masker yang anda pasang tidak kendor atau tidak terlalu ketat.

Ketiga, tidak disarankan menggunakan dua masker bedah dalam sekali pasang. Hal ini dikarenakan dua masker bedah mungkin bisa mengganggu pernafasan anda. Jadi akan lebih baik menggunakan kombinasi masker bedah dan masker kain secara pas dan sesuai.

Keempat, khusus untuk masker N95 anda tidak perlu untuk memakai masker kain sebagai tambahan. Hal ini dikarenakan masker N95 sudah memiliki perlindungan yang lebih baik ketimbang jenis masker lainnya. Selain itu bentuk moncongnya yang mencolok menjadikannya tidak cocok/pas jika dipasangkan dengan jenis masker lainnya.

Lalu, bagaimana jika kita menggunakan dua masker kain sekaligus? Sejauh ini sepertinya tidak bermasalah alias boleh-boleh saja meski belum ada yang menyarankan soal ini. Pastikan saja bahwa anda memakai dua masker yang pas dengan lekuk muka anda. Itu lebih disarankan ketimbang jika anda memakai masker yang tidak sesuai lekuk muka atau kendor ketika digunakan.

  1. Dua Masker ternyata Sangat Efektif!

Efektivitas penggunaan dua masker memang sempat menjadi masalah dikarenakan belum adanya penelitian akan hal tersebut. Namun berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh CDC (19/2/21), penggunaan dua masker bisa memblokir partikel droplet batuk sampai 85.4%. Sedangkan penggunaan satu masker yang pas hanya mencegah sebesar 56.4% untuk masker medis dan 51.4% untuk masker kain.

Sementara penggunaan dua masker dapat mengurangi penyebaran penyebaran partikel antara 95.9% sampai 96.4%. Hal ini tertuang dalam laporan penelitian CDC berjudul “Maximizing Fit for Cloth and Medical Procedure Masks to Improve Performance and Reduce SARS-Cov2-Transmission and Exposure”. Hasil penelitian inilah yang digunakan sebagai rujukan untuk menggunakan dua masker.

  1. Kapan Anda Harus Menggunakan Dua Masker?

Saran penggunaan dua masker ini sebetulnya berlaku umum, yaitu ketika anda sedang berada di luar rumah. Hal ini termasuk ketika anda berada dimanapun, kapanpun dan yang paling krusial adalah ketika anda bertemu dengan seseorang.

Melansir dari Healthline (4/3/21), bahwa menggunakan dua masker memiliki beberapa manfaat terutama di tempat yang ramai. Jika anda bisa menjaga jarak lebih dari 6 kaki atau sekitar 4 meter, maka satu masker bisa dikatakan cukup. Kecuali jika anda tidak bisa menjaga jarak, mengunjungi dokter, pergi belanja atau berada di transportasi umum. Nah jika anda berada dalam kondisi tersebut, maka menggunakan kedua masker lebih direkomendasikan.

  1. Saran Jika Anda Menggunakan Dua Masker

Menggunakan dua masker secara langsung akan lebih efektif jika ukuran maskernya sesuai dengan lekuk muka anda, terutama lekuk hidung. Hal ini dikarenakan penggunaan dua masker tidak akan efektif jika salah satu dari masker yang anda gunakan mengendur atau kendor. Jadi pastikan ketika anda menggunakan keduanya secara langsung, kedua-duanya pas sesuai lekuk muka dan hidung anda.

Memakai penjepit untuk mengencangkan dua masker yang anda kenakan juga disarankan agar penggunaan dua masker lebih maksimal. Pastikan juga hidung dan mulut anda tertutup oleh masker anda. Jika anda merasa bahwa anda terlalu sesak nafas ketika menggunakannya, maka anda bisa memodifikasinya sesuai kondisi anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.