Perbedaan Antara Fundamental dan Technical Analysis

oleh

Technical Analysis

 

Dalam ruang lingkup trading cryptocurrency, ada dua teknik yang populer. Dua teknik ini adalah fundamental analysis dan juga technical analysis. Keduanya memiliki karakteristik yang sangat berlawanan.

Namun terkadang, keduanya juga dimanfaatkan secara bersamaan, lho! Seorang trader teknikal dan trader fundamental memiliki kiblat berbeda dalam hal landasan analisa. Lantas, seperti apakah pengertian dan juga perbedaan antara kedua teknik trading ini? Berikut kami rangkum uraiannya, simak ya!

Perbedaan Fundamental dan Technical Analysis yang Perlu Anda Tahu

Sebelum memutuskan terjun dalam dunia cryptocurrency, ada banyak hal yang perlu Anda ketahui. Salah satunya adalah teknik analisa yang hendak digunakan. Apakah dengan fundamental analysis, atau dengan technical analysis.

Kedua teknik ini punya karakteristiknya masing-masing. Sehingga sukar bagi seorang pemula untuk mencoba keduanya sekaligus. Maka dari itu, penting mengetahui teknik apa yang hendak dipakai sedari awal.

Berikut, broker exness merangkum perbedaan antara trader teknikal dan fundamental. Harapannya dengan ini Anda bisa menambah wawasan baru dan mendapatkan jawaban atas pertanyaan teknik analisa mana yang sesuai.

1.      Fundamental Analysis

Analisa fundamental berkaitan dengan analisa yang sifatnya teoritis. Mulai dari kondisi perusahaan, perekonomian, dan juga kondisi industri terkait yang berpotensi merubah harga pasar.

Seorang trader fundamental, akan memanfaatkan faktor-faktor ini tadi sebagai acuan dalam mengambil keputusan. Menurut pendapat banyak orang, jenis analisa ini cocok untuk investasi jangka panjang karena lebih akurat dalam menilai saham mana yang masuk dalam kategori baik.

Untuk mempermudah dalam melakukan analisa fundamental, ada beberapa infikator yang bisa Anda manfaatkan. Antaranya adalah Price to Earning Ratio (P/E), ROE dan masih banyak lainnya.

2.      Analisa Teknikal

Technical analysis merupakan kebalikan daripada analisa fundamental. Pada fundamental, yang menjadi landasan dalam melakukan analisa adalah kondisi fundamental suatu perusahaan, ekonomi dan industri terkait.

Lain halnya dengan trader teknikal. Faktor-faktor yang menjadi landasan analisa adalah segala seuatu yang sifatnya teknis. Mereka tidak terlalu mementingkan bagaimana kondisi fundamental suatu perusahaan, tetapi fokus pada catatan historis yang terjadi pada pasar saham.

Seorang trader teknikal akan melakukan analisa terhadap grafik pergerakan saham. Berdasarkan grafik tersebut, mereka membaca dan memprediksi bagaimana kondisi pasar saham serta memutuskan tindakan apa yang paling tepat.

Technical analysis biasanya untuk mereka yang ingin melakukan investasi jangka pendek dan juga harian. Teknik ini sedikit berbahaya dan tidak cocok untuk Anda yang punya niat berinvestasi jangka panjang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.