Venture Capital untuk Ekspansi Bisnis dan Penetrasi Pasar Baru

oleh
Venture Capital untuk Ekspansi Bisnis dan Penetrasi Pasar Baru

Venture Capital untuk Ekspansi Bisnis dan Penetrasi Pasar Baru

JOGJA POST — Dunia bisnis berkembang dengan banyak istilah dan konsep baru yang dulu sangat asing dan tidak mungkin untuk diterapkan. Seiring berjalan waktu, era digital mengubah bagaimana investasi dikelola dan dikembangkan. Dari kompleksitas pasar dan kondisi bisnis, lahirlah sebuah konsep yaitu venture capital sebagai solusi untuk ekspansi dan penetrasi pasar.

Lebih Lanjut Tentang Venture Capital

1. Apakah venture capital

Apa yang dimaksud dengan venture capital dan bagaimana cara kerjanya? Dua pertanyaan ini adalah penting untuk diketahui sebelum melangkah lebih lanjut. Ada banyak konsep pemberian capital atau investasi yang mirip, meskipun ada sedikit perbedaan. Secara sederhana, ini adalah sebuah platform penanaman modal dari investor ke perusahaan baik besar maupun kecil. Misalkan, Anda punya uang dan berinvestasi di perusahaan yang baru didirikan oleh teman. Pada posisi tersebut, Anda bukan bank atau institusi perbankan melainkan individu atau personal dengan kemampuan untuk berinvestasi.

Perusahaan yang baru didirikan tersebut umum dikenal dengan istilah start-up yang mengembangkan teknologi, platform, atau model bisnis modern. Selain itu, perusahaan dapat berupa unit usaha yang sudah berjalan dan memiliki pasar tetapi butuh modal untuk ekspansi ke area baru. Kedua membutuhkan penanaman capital yang layak agar mampu bertahan dan berkembang.

Anggap Anda bukan seorang personal yang kelebihan uang tetapi perusahaan privat yang fokus ke penanaman modal. Secara sepintas, perusahaan ini mirip bank yang memberikan kredit ke nasabah. Namun, calon nasabah Anda adalah unit usaha yang kesulitan modal dan tidak mampu mengakses jasa perbankan dari bank resmi. Mereka belum memiliki asset yang dapat dijadikan agunan. Sebaliknya, bisnis tersebut berisiko tinggi karena belum ada kompetisi dan masih berupa pasar baru. Bank pasti mempertimbangkan hal tersebut. Oleh karena, venture capital menjadi solusi yang tidak dapat diganggu gugat.

2. Cara kerja venture capital?

Perlu diingat platform ini tidak terbatas pada perusahaan atau produk baru, tetapi juga usaha lain yang memang akan masuk ke pasar lebih luas atau perusahaan asing yang ingin bisnis di Indonesia. Venture capital memiliki fleksibilitas yang tidak dapat diperoleh dari bank. Mereka tidak hanya memberikan modal dan membiarkan start-up mengelolanya. Hal tersebut malah berujung pada kerugian, meskipun probabilitas loss memang besar. Namun, modal harus dikelola dengan bijak dan tepat.

Mereka yang memiliki modal pasti telah berpengalaman dalam banyak bidang, inilah kelebihan lain dari platform permodalan ini. Start-up atau perusahaan baru akan memperoleh dukungan di bidang krusial seperti marketing, pengembangan produk, sumber daya manusia, legalitas, dan sebagainya. Aspek-aspek tersebut cenderung diabaikan karena start-up lebih fokus ke bisnis inti. Dukungan ini akan membantu untuk bertahan agar usaha mendapatkan keuntungan secepat mungkin.

Modal tidak hanya berasal dari individu tetapi ada juga yang berupa crowdfunding. Orang-orang mengumpulkan uang lalu ditanamkan pada sebuah usaha. Secara pribadi, uang tersebut kecil. Namun, jumlahnya sangat besar jika berasal dari banyak orang.

3. Menemukan venture capital yang sesuai

Bagaimana menemukan venture capital yang tepat? Ini adalah step akhir yang menentukan keseluruhan dari bisnis. Anda harus memperhatikan siapa orang yang berada dibalik perusahaan di bidang tersebut. Apakah mereka berpengalaman mengelola dan bekerjasama di area ini? Salah satu yang patut dipertimbangkan adalah Convergence Ventures dengan alamat website convergencevc.com. Perusahaan ini telah membantu banyak bisnis dan berfokus ke area Asia Tenggara, termasuk Indonesia..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *