Jadi Pemenang Pilpres 2024 Versi KPU, Ini Pesan Tegas Prabowo Lawan Politiknya

by -118 Views
pemenang pilpres 2024 versi kpu prabowo subianto sampaikan pidato kemenangan foto
pemenang pilpres 2024 versi kpu prabowo subianto sampaikan pidato kemenangan foto

Gelaran pesta rakyat Pemilu 2024 telah usai Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang berwenang menjadi penyelenggara telah merampungkan rekapitulasi penghitungan suara nasional pada 20 Maret 2024 lalu. Saat ini, secara resmi kita sudah punya pasangan Capres dan Cawapres yang menjadi pemenang Pilpres 2024. Pasangan Capres-Cawapres Prabowo-Gibran diumumkan menang telak sehingga Pilpres 2024 hanya berlangsung satu putaran.

KPU memang telah secara resmi mengumumkan hasil rekapitulasi penghitungan suara nasional. Pemenang pilpres versi KPU 2024 juga sudah diberitahukan ke publik pada 20 Maret 2024 kemarin. Meski begitu, sepertinya kita belum bisa bernafas dengan lega. Ada beberapa hal yang masih jadi ganjalan terkait Pilpres yang digelar di Indonesia awal tahun ini. Apa saja hal yang masih mengganjal terkait Pilpres 2024 tersebut? Simak info lengkapnya di bawah ini.

Pihak AMINĀ  Ajukan Gugatan Sengketa Pemilu ke Mahkamah Konstitusi

Dalam pengumuman hasil rekapitulasi penghitungan suara nasional Pilpres 2024, pasangan Anis-Muhaimin (AMIN) memperoleh 40.971.906 suara. Suara sebanyak ini hanya mampu mengantarkan pasangan Capres-Cawapres urutan No.1 ini ke posisi 2. Menurut analisa dari tim AMIN sendiri, seharusnya mereka memperoleh suara lebih banyak dari ini. Seharusnya, perolehan suara pasangan Prabowo-Gibran hanya sekitar 48 persen saja. Sehingga Pilpres seharusnya bisa digelar dua putaran. Dengan begitu pasangan AMIN masih berpeluang untuk menang.

Menanggapi pengumuman resmi pemenang pilpres versi KPU, Cawapres urutan 1 Muhaimin Iskandar pun meminta Tim Hukum Nasional Pasangan Amin untuk mengajukan gugatan sengketa hasil pemilu ke Mahkamah Konstitusi (MK). Muhaimin Juga mengungkapkan bahwa pihaknya punya banyak bukti kecurangan pemilu 2024.

Bukti bukti bahwa pemilu 2024 terjadi banyak kecurangan tersebut telah dikumpulkan dan akan disampaikan Oleh Tim Hukum AMIN ke MK. Tim hukum AMIN dipimpin oleh Ari Yusuff Amir. masih menurut Muhaimin Iskandar, langkah ini ditempuh untuk memperjuangkan puluhan juta suara rakyat yang diberikan ke pasangan Anis-Muhaimin pada Pilpres 2024.

Prabowo Mendominasi di 36 Provinsi

Ketika hasil rekapitulasi perhitungan suara pilpres sudah keluar, diketahui bahwa Prabowo Subianto meraup 96.214.691 suara atau sekitar 58.58 persen suara. Sementara kubu AMIN memperoleh 24,94% suara dan pasangan Ganjar-Mahfud hanya memperoleh 16,47% suara.

Selisih suara antara pasangan Prabowo-Gibran dan pasangan lainnya cukup telak. Wajar, pasangan capres-Cawapres urutan 2 ini mendominasi di 36 Provinsi. Mereka hanya kalah dari pasangan AMIN di 2 Provinsi saja yaitu Sumatra Barat dan Aceh. Mungkin baru kali ini ya ada pasangan calon Presiden dan Wakil presiden yang bisa mendominasi di banyak provinsi sekaligus. Pada pilpres sebelumnya, selisihnya tidak terlalu mencolok dan berlangsung dalam 2 putaran.

Viral Munculnya Dugaan Kerenggangan Antara Jokowi Dan Prabowo

Sejak awal pemilu digelar, kita selalu melihat kedekatan antara Prabowo dengan Presiden Jokowi. Puncak kedekatan mereka terlihat ketika anak presiden Jokowi, yaitu Gibran dicalonkan sebagai Cawapres mendampingi Prabowo Subianto. Namun setelah hasil rekapitulasi penghitungan suara justru muncul dugaan kerenggangan hubungan antara Prabowo dan Jokowi.

Dugaan tersebut muncul ketika Presiden Jokowi tidak menyalami Prabowo saat penyerahan zakat fitrah di istana negara. Terlihat Prabowo bergerak kebingungan kanan kiri ketika dilewati oleh Jokowi. Guru besar komunikasi Universitas Airlangga pun menanggapi kejadian tersebut. Menurutnya bakal terjadi konflik antara Jokowi dan Prabowo pasca Pilpres. Dugaan kerenggangan antara Jokowi Dan Prabowo ini diperkuat ketika Gibran tidak mendampingi Prabowo saat membacakan pidato kemenangan yang dilakukan di rumahnya. Padahal para pimpinan partai di Koalisi Indonesia Maju (KIM) hadir semua. Semoga saja tidak ada konflik ya antara keduanya.

Pesan Tegas Prabowo Kepada Orang Yang Tidak Memilihnya

Meski menang telak 58,58 persen dalam Pilpres, ada rakyat Indonesia yang tidak memilihnya. Kepada mereka yang tidak memilihnya tersebut, Prabowo subianto memberikan pesan tegas. Ia meminta kepada mereka semua untuk tetap bersatu. Begini ucap prabowo dalam pidato kemenangannya. “Pemilihan umum, pemilihan presiden terutama, sudah selesai. Semua pilihan rakyat harus kita hormati. Yang memilih 02 kita hormati, 01 kita hormati, 03 kita hormati. Kita bersatu,” ujar dia.

Semoga saja urusan pilpres ini ceper tuntas ya. Dan Gugatan yang diajukan pihak AMIN ke MK, tidak berlarut-larut sehingga indonesia akan tetap kondusif, tidak banyak demo dan kerusuhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *