Kisah Mencerahkan! Percakapan 2 Orang Preman dengan Seorang Kyai

oleh
Kisah Mencerahkan! Percakapan 2 Orang Preman dengan Seorang Kyai
Pixabay.com

JOGJA POST — Di suatu siang, di terik panasnya matahari, dua orang preman sedang duduk sambil menikmati makanan. Apa yang dipikirkannya?

Dua preman tersebut terheran-heran mengapa banyak orang; ratusan bahkan ribuan orang rela menghabiskan waktunya, tenaganya bahkan umurnya untuk menghafal Al Quran.

Dua preman tersebut lebih dibuat bertanya-tanya lagi manakala mereka sama sekali tak mengejar apa yang kebanyakan dikejar orang lain. Soal harta tak terlalu sensitif, bahkan jabatan dianggapnya biasa-biasa saja.

Dia mulai berpikir tentang dirinya sendiri. Tentang 24 jam untuk uang dan jabatan atau hal-hal lain yang membuat hatinya semakin kosong.

Alex: Ed, bagaimana kalau kita ke rumah pak kyai untuk bertanya langsung?

Edward: Boleh, ayoo!

Keduanya pun berangkat ke rumah Pak Kyai yang memang digunakan oleh ribuan santrinya untuk menghafal Al Quran.

Alex: Assalamualaikum Pak Kyai

Pak Kyai: Monggo-monggo, pripun mas

Alex: Ini pak kyai mau tanya-tanya kemawon

Pak Kyai: Monggo…

Alex: Anu.. Pak Kyai, kenapa orang-orang di sini begitu rela menghabiskan waktu, tenaga dan pikirannya untuk menghafal Al Quran?

Pak Kyai: Al Quran itu pertolongan, jika manusia lelah menghadapi masalah-masalah ya larinya ke Al Quran. Bukan ke musik, obat-obatan atau malah ke mbah dukun.

Edward: Terus Pak Kyai, kenapa mereka begitu tak mengenal lelah siang dan malam megang Al Quran terus?

Pak Kyai: Ya kalo jadi cita-citanya mengapa tidak, hidup kan tergantung cita-cita masing-masing orang

Alex: Pak Kyai, apa preman bisa menghafal Al Quran?

Pak Kyai: Bisa saja, semua orang bisa. Mau dosanya segunung, selautan atau masih terbiasa dengan keburukan, kejelekan semua bisa menghafal Al Quran. Bahkan banyak orang yang baru masuk Islam (muallaf) mereka sangat ingin menghafal Al Quran.

Edward: Apa orang yang masih suka mabuk-mabukan seperti saya ini pantas Pak Kyai untuk menghafal Al Quran?

Pak Kyai: Mas,… Al Quran itu jalan cahaya. Al Quran adalah jalan menuju kebaikan. Ia adalah pembimbing dan panduan hidup. Jika ada orang yang masih berperilaku buruk, terbiasa dengan kegiatan-kegiatan yang kurang bermanfaat, judi, mabuk dan lain sebagainya, niatkanlah meghafal Al Quran agar diberikan jalan lurus.

Niatkanlah menghafal Al Quran agar bisa berhenti jadi orang yang suka mabuk-mabukkan, niatkanlah menghafal Al Quran agar berhenti main judi dan apa saja kejelekan di dalam diri, Insha Allah dengan menghafal Al Quran semua kejelekan perlahan-lahan akan hilang.

So, tidak perlu menunggu jadi orang baik terlebih dahulu. Segera menghafal dan yakinlah bahwa dengan Al Quran, cahayanya akan menuntunmu.

Alex: Aku lihat orang yang menghafal Al Quran tak pernah mengangkat tangannya untuk berdoa, kenapa Pak Kyai?

Pak Kyai: Hemmm….

“Barangsiapa yang disibukkan oleh Al Quran sehingga tidak sempat meminta kepada-Ku, maka akan Aku berikan kepadanya sesuatu yang justru lebih baik daripada apa yang Aku berikan kepada mereka yang selalu meminta kepada-Ku.” (H.R. At Tirmidzi).

Punya Harapan Bisa Silaturahim ke Berbagai Penjuru Dunia

Tinggal di Daerah Istimewa Yogyakarta

Tinggal di Daerah Istimewa Yogyakarta Zamhari

Gambar Gravatar
Punya Harapan Bisa Silaturahim ke Berbagai Penjuru Dunia Tinggal di Daerah Istimewa Yogyakarta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *