Properti Tari; Pemahaman, Fungsi, dan Jenisnya

oleh

Properti Tari

Properti tari selalu digunakan dalam pertunjukan seni tari. Adanya properti ini akan menambah keindahan pertunjukan tari. Banyak sekali jenis properti yang sering ada dalam seni tari, karena ini merupakan aspek penting  sebagai pendukung seni tari selain tata busana dan tata rias.

Tidak heran jika dalam pertujukan tari kita sering kali menemukan penari yang menggunakan properti. Keberadaan properti ini terkadang pun juga bisa menjadi ciri khas dari jenis tarian itu sendiri, misalnya seperti tari piring menggunakan piring sebagai properti.

Ada pula jenis tarian yang tidak memerlukan properti, jadi tidak semua tarian memiliki properti. Secara sederhananya properti ini memiliki tujuan untuk mendukung penari dalam tariannya. Selain itu pun dapat menambah visualisasi yang menarik dalam sebuah pertunjukan seni.

Penggunaan properti ini pun ada baiknya benda yang tidak menggangu gerakan penari. Dengan begitu penari bisa lebih leluasa dalam melakukan gerakan tari tidak terhalang properti. Nah, bagi Anda yang ingin mengetahui lebih banyak mengenai properti tari, simak penjelasan mengenai properti, fungsi, dan jenisnya berikut ini.

Pengertian Properti Tari

Jurnal digital Telkom dalam salah satu jurnalnya menyebutkan bahwa properti tari adalah sebuah instrumen atau berupa alat dan benda yang berguna sebagai media pelengkap untuk pementasan tari. Adanya properti dalam tarian ini supaya bisa memberikan nilai keindahan dan makna tambahan dalam sebuah gerakan tarian. Properti pun merupakan salah satu unsur dalam sebuah tarian tradisional.

Semua benda-benda yang bisa untuk kelengkapan tarian atau yang bisa mendukung tarian termasuk dalam properti tari. Properti ini pun tergantung dengan jenis tarian dan penataan tari tertentu sehingga bisa mendukung ungkapan gerakan penari.

Penggunaan properti tari pada seni tari ini pun juga mempertimbangkan kegunaan, fungsi, dan juga keindahan. Di mana selama adanya properti ini, jangan sampai membuat gerak penari menjadi terhambat dan terganggu sehingga hilang properti hilang fungsi. Berbagai tarian tradisional Indonesia ini pun banyak ditemukan menggunakan properti.

Ada properti yang menjadi ciri khas tarian tertentu dan ada pula jenis tarian yang tidak menggunakan properti. contoh properti tari Kuda Lumping menggunakan properti berupa anyaman kuda dari bambu, tari Kipas menggunakan properti kipas, dan masih banyak lagi lainnya.

Fungsi Penggunaan Properti Tari

Properti tari ini memiliki fungsi yang beragam.  Di mana ada sisi penggunaan properti ini bisa menambah keindahan penari dalam memberikan pertunjukan. Ada pula sisi di mana penari bisa mempertegas tarian dengan menggunakan properti. Sehingga adanya properti ini seolah-olah memiliki fungsi dalam sebuah tari tertentu.

Selain itu, adanya properti ini bisa menambah kegagahan dan kelincahan para penari yang membawa properti. Penggunaan ini pun bisa menguatkan ekspresi sang penari jadi tarian bisa semakin terbuka maknanya. Tidak hanya untuk tampilan visual saja, melainkan ada fungsi lain di balik penggunaan properti. Berikut ini kegunaan properti tari.

1.      Membuat Gerakan Tarian Lebih Indah

Properti tari memberikan sentuhan gerakan dari penari, di mana secara tidak langsung properti ini mengandung unsur keindahan selama penggunananya. Tidak hanya mendukung nilai keindahan dalam tarian, adanya properti ini pun juga memiliki pesan dan makna dalam setiap gerakan tarian.

2.      Membuat Gerakan Lebih Jelas

Selain itu, adanya properti tari ini pun juga bisa membuat gerakan menjadi semakin lebih jelas. Karakter  dan makna yang ingin di sampaikan pun semakin terlihat baik bagi perempuan ataupun laki-laki. Sehingga adanya properti ini bisa membuat gerakan dan karakter yang lebih menonjol.

3.      Sebagai Deskripsi Tema dalam Tarian

Sebuah tari tradisional tidak lepas dari makna ingin disampaikan melalui seni tari. Adanya properti, sangat mendukung penari dalam menyampaikan tema dan makna yang ada pada sebuah tarian. Terkadang memang makna tidak bisa hanya diungkapkan melalui tarian tanpa adanya properti.

Jenis-Jenis Properti Tari

Properti tari ini memiliki dua jenis, yakni ada set properti dan hand properti. Di antara kedua properti ini yang bisa ada dan tidak ialah hand properti, karena set properti biasanya menjadi sebuah pengiring tarian. Berikut ini penjelasan mengenai set properti dan hand properti.

1.      Set Properti Tari

Set properti adalah properti tari yang digunakan dalam seni pertunjukan tari untuk mendukung sistem dan setting situasi. Adanya properti ini memudahkan pengrajin seni untuk memberikan sentuhan pertunjukan tarian tradisional dari balik layar. Contoh set properti tari di antaranya ada background, lighting, panggung, alat musik, dan lainnya.

2.      Hand Properti Tari

Hand properti adalah properti yang digunakan penari atau dipegang oleh penari sehingga menampilkan keindahan dalam gerakan. Properti ini ada dua macam, di antaranya ada properti non-senjata dan properti senjata.

Jenis properti non-senjata contohnya lilin, kipas, selendang, topeng, dan lainnya. Sedangkan, jenis properti senjata contohnya panah, tameng, pedang, tombak, dan lainnya.

Macam Hand Properti yang Sering Digunakan

Ada beberapa macam hand properti yang sering kali ada dalam tarian tradisional di Indonesia. Mulai dari properti non-senjata hingga penggunaan senjata. Berikut ini ulasan singkat beberapa properti yang sering ada dalam tarian tradisional.

1.      Properti Menggunakan Keris

Keris menjadi salah satu benda pengiring tarian tradisional. Penggunaan keris dalam sebuah tarian tentu saja bukan tanpa makna. Namun, biasanya properti tari ini digunakan bersamaan dengan properti tari pendukung lainnya sehingga tampak lebih menarik.

Anda bisa menemukan tarian menggunakan keris ini pada tari Serimpi dari Yogyakarta dan tari Cangget dari Lampung.

2.      Properti Menggunakan Panah

Panah pun menjadi properti menarik dalam sebuah pertunjukan tari tradisional. Penggunaan panah ini bisa Anda temui pada tari tradisional Baksa Dadap dari Kalimantan Selatan. Biasanya tarian ini untuk acara penyambutan tamu-tamu.

Properti ini pun menceritakan bahwa lelaki berusaha mempertahankan wilayah dari musuh, dengan menggunakan properti panah atau dadap.

3.      Properti Menggunakan Sampur

Penggunaan sampur dalam sebuah tarian tentu tidaklah asing lagi. Hampir kebanyakan tarian ini menggunakan sampur atau selendang dalam tata busana. Namun, ada pula sampur khusus yang berguna sebagai properti atau alat dalam tarian, sehingga menjadi bagian dari gerakan penari. Anda bisa menemukannya pada properti tari Merak.

4.      Properti Menggunakan Payung

Payung selain sebagai penadah hujan, memiliki fungsi sebagai properti dalam tari. Penari menggunakannya dalam setiap gerakan tarian. Tentunya, bisa menambah keindahan tarian. Jenis tari yang menggunakan properti payung ini adalah tari Payung berasal dari Sumatra Barat. Di mana payung ini memiliki makna penyatuan dan simbol perlindungan.

5.      Properti Menggunakan Kipas

Kipas tentunya tidak asing lagi Anda. Selain berfungsi sebagai penghilang panas, kipas ini pun digunakan sebagai properti dalam tari Kipas Pakarena dari Sulawesi dan tarian di daerah Jawa Barat. Kipas membuat penari semakin terlihat cantik dalam tariannya dengan menggunakan kipas.

Nah, itulah beberapa informasi mengenai properti tari. Hampir kebanyakan tari tradisional di Indonesia ini menggunakan properti yang bisa mendukung visualisasi penari. Sehingga tarian tampak lebih bagus dengan dukungan dari properti yang ada. Di mana fungsingnya pun bisa untuk mendiskripsikan tarian dan memperindah gerakan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.